Jumat, 27 September 2019

Bab 3 kenali usahaku

Kenali usahaku
       Pada bab ini kita harus mengenalkan produk yang akan kita jual kepada konsumen.
  SIAPA KONSUMEN PRODUK KU?
Seorang pengusaha tidak akan mungkin bisa menjual 
semua barang atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen, 
karena kebutuhan konsumen berbeda-beda. Jenis 
kelamin, usia, tingkat pendapatan, lokasi dan tempat 
tinggal bisa menyebabkan perbedaan kebutuhan tersebut.
  Nah disini kita harus menentukan target konsumen yang harus kita bidik agar tepat sasaran dan perusahaan kita tidak mengalami kerugian.

Hal penting yang harus di perhatikan dalam menentukan siapa konsumen yang menikmati produk kita sebagai berikut:

  1. Memilih kriteria
  2. Memilih kelompok
  3. Kelompok yang akan dipilih
  4. Alasan memilih 

Ini merupakan hal penting dalam menentukan atau dalam membidik konsumen.


KEUNGGULAN BERSAING
 Dalam menjalankan usaha, seorang pengusaha pasti akan menghadapi persaingan. 
Beberapa pesaing sudah diidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Ada beberapa 
cara untuk menghadapi, bertahan, dan unggul dalam persaingan tersebut. Salah satunya 
adalah dengan memiliki keunggulan bersaing. Suatu usaha dikatakan memiliki keunggulan 
bersaing jika usaha tersebut mempunyai sesuatu yang berbeda dari yang dimiliki oleh 
pesaing dan melakukan sesuatu lebih baik dari pesaing.

Ada dua cara dalam menciptakan keunggulan bersaing yaitu :
1. Biaya produksi yang lebih murah.
2. Menciptakan perbedaan dengan produk pesaing.

Cara membuat usaha

BAB 1
JADI PENGUSAHA MANDIRI (JAPRI)

   Apa itu program JAPRI:
Program JAPRI terdiri dari beberapa komponen kegiatan termasuk pelatihan soft skills berisi 
pembekalan motivasi, bagaimana mencari ide bisnis, meningkatkan kepercayaan diri untuk 
mulai berusaha, diikuti oleh pelatihan hard skills berisi teknis keterampilan wirausaha dan 
kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pembinaan, dan pendampingan kewirausahaan. 
Program JAPRI menyasar anak muda usia 18-30 tahun, agar berani memulai membangun 
usaha sehingga mampu memiliki usaha sendiri, serta membiayai kebutuhan hidup secara mandiri.



Tujuan program JAPRI:


1.Menggerakkan minat berwirausaha dan kemauan untuk berani mengambil 
risiko di kalangan anak muda kurang mampu dengan dukungan dari keluarga dan 
masyarakat.
2.  Memfasilitasianak muda kurang mampu yang memiliki potensi berwirausaha 
dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memulai dan mengembangkan 
usaha sesuai dengan kebutuhan pasar.
3.M dukungan yang berkelanjutan bagi peserta program, termasuk 
pembinaan, pendampingan, modal awal usaha, serta hubungan dengan komunitas usaha.

Karakter pengusaha sukses 
   Beberapa karakter pengusaha sukses sebagai berikut
1. Buat passion jadi usaha.
2. Jalan kan usaha dengan serius.
3.  Rencanakan semuanya dengan matang.
4. Kelola uang dengan bijak.
5. Fokus terhadap konsumen dan pelanggan
6. Ciptakan keunggulan yang kompetitif.

Menjadi pengusaha yang beretika
  Menjadi pengusaha sukses itu tak lepas Dengan seseorang yang memperhatikan beberapa etika. Sebagai berikut:
1. Jujur
2. Komitmen
4. Loyalitas/ Kesetiaan
5. Kepedulian
6. Mematuhi aturan.
Nah, disitu saya sudah menulis kan cara awal untuk memulai usaha, tunggu bab selanjutnya ya. Terimakasih



Cara memulai usaha

Bab 2 
Gali ide usaha mu
ASPEK POSITIF DAN ASPEK NEGATIF)
Analisa Pros-Cons adalah suatu cara untuk menilai 
apakah ide usaha yang diusulkan layak untuk dijalankan 
atau tidak. Caranya dengan membandingkan aspek 
positf dan aspek negatif dari masing-masing ide usaha. 
Analisa sederhana ini digunakan jika terdapat lebih 
dari satu ide usaha, misalnya dua, tiga atau lebih. 
Dengan menggunakan analisa pros-cons ini, kita dapat 
menentukan satu ide usaha yang dinilai paling baik.

Beberapa informasi yang harus didata adalah:

  1. Keahlian yang dimiliki pengusaha untuk menjalankan usaha tersebut.
  2. Ketersediaan bahan baku yang dibutuhkan.
  3. Kemudahan mendapatkan bahan baku yang dibutuhkan.
  4.  Kemampuan dalam memproduksi dalam satu periode.
  5.  Keberadaan dan jumlah pesaing yang mempunyai produk sejenis.
ANALISA SWOT

    Setelah terpilih satu ide usaha dari analisa aspek positif 
– aspek negatif (pros-cons), tahap selanjutnya adalah 
melakukan analisa SWOT yang dapat membantu 
pengusaha dalam mencari, mengumpulkan, dan 
mencatat informasi yang lebih detail dan rinci, 
sehingga pengusaha mampu untuk memaksimal apa 
yang dimiliki dan mengatasi kelemahan dan ancaman 
yang akan muncul.
Analisa SWOT adalah suatu cara yang digunakan untuk menilai dan mengukur kekuatan 
(Strengths) dan kelemahan (Weaknesses) yang dimiliki oleh pengusaha, serta melihat 
peluang (Opportunities) dan mencari informasi adanya ancaman/gangguan (Threats) dari 
usulan produk dan pasar. Informasi yang digunakan dalam analisa SWOT adalah informasi 

yang berasal dari usulan ide usaha yang telah lolos analisa pros-cons.

Dengan analisa SWOT maka pengusaha 
dapat menilai dengan lebih dalam mengenai:
1.Apa saja kekuatan (strength) yang dimiliki sehingga mampu mengambil keuntungan 
atau manfaat dari peluang (opportunity) yang ada;
2.Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weakness) yang dapat menghalangi pengusaha 
dalam menjalankan usahanya;
3.Bagaimana kekuatan (strength) tersebut mampu menghadapi ancaman/gangguan 
(threat) yang ada;

4.Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weakness) yang dapat membuat ancaman/
gangguan (threat) menjadi nyata.


ANALISA PESAING

           Analisa pesaing ini merupakan suatu pengetahuan dari pengusaha untuk mengetahui berapa pesaing dari produk yang akan perusahaan itu luncur kan. Dengan analisa pesaing ini dapat mengetahui dan membuat strategi dalam menjalankan produk yang akan diluncurkan.
Dalam analisa ini kita harus mengetahui beberapa hal penting sebagai berikut:

  1. Kita harus mengetahui nama pesaing produk kita.
  2.  Kita harus mengetahui kelebihan dan kekurangan produk pesaing.
  3. Dan kita harus mengetahui cara mengatasi nya .

Sekian dari informasi ini semoga bermanfaat.